Kotawaringin Barat, 14/02/2025 – Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan menghadapi bencana, BPBD Kotawaringin Barat gelar Kampaye Kebencanaan dalam Rangka sosialisasi Komunikasi, Informasi dan Edukasi rawan Bencana yang dilaksanakan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Pangkalan Banteng, kegiatan ini di pada hari Kamis, Tanggal 13 Februari 2025, Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 150 siswa serta para guru dan staf sekolah.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat bekerja sama dengan pihak sekolah. Para peserta mendapatkan pemaparan mengenai berbagai jenis bencana alam yang berpotensi terjadi di wilayah mereka, seperti banjir, kebakaran Hutan dan lahan serta Bencana alam lainnya. Selain itu, para siswa juga diberikan pelatihan mengenai langkah-langkah mitigasi serta prosedur evakuasi yang aman dalam menghadapi bencana.
“Kami ingin memastikan bahwa para siswa dan tenaga pendidik memiliki pemahaman yang baik tentang cara menghadapi situasi darurat. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para siswa serta tenaga pendidik dapat bertindak dengan cepat dan tepat jika terjadi bencana,” ujar Pahrul Laji, salah satu pemateri dalam kegiatan tersebut.
Selain itu Tujuan sosialisasi bencana ini kami berharap Siswa memahami berbagai jenis bencana yang mungkin terjadi, mengetahui langkah-langkah yang harus diambil sebelum, saat, dan setelah terjadinya bencana, memiliki rencana evakuasi dan perlengkapan darurat, serta dapat mengurangi risiko dan dampak bencana dilingkungan sekolah serta tempat tinggalnya,
Salah satu siswa, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat. “Sekarang saya jadi lebih tahu apa yang harus dilakukan jika terjadi bencana baik disekolah ataupun lingkungan tempat tinggalnya, Semoga kegiatan seperti ini bisa sering dilakukan,” ujarnya.
Pihak sekolah juga menyatakan komitmennya untuk terus memberikan edukasi kebencanaan kepada siswa secara berkala. Kepala Sekolah SMPN 1 Pangkalan Banteng, Ibu Tukilah S.Pd menyebutkan bahwa mereka akan berupaya memasukkan materi kesiapsiagaan bencana dalam kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler.
Dengan adanya sosialisasi kebencanaan ini, diharapkan kesadaran dan kesiapsiagaan siswa serta seluruh warga sekolah terhadap bencana semakin meningkat, sehingga dapat meminimalkan risiko serta dampak yang ditimbulkan jika terjadi bencana di masa depan.